Terbaru

Percobaan Sains Terbaik

Percobaan Membuat Bola Salju

Pendahuluan Bola salju atau snowball merupakan hiasan dengan efek hujan salju dalam suatu bola kaca atau gelas, efek ini cukup indah se...

Saturday, 12 August 2017

Percobaan Membuat Bubble di dalam Bubble

Pendahuluan
Kita mungkin sering bersama anak-anak kita bermain gelembung, begitu kita tiup gelembung indah pun keluar dari sedotan plastik atau pegangan yang terbuat dari kawat, pada percobaan kita kali ini, kita akan membuat gelembung yang menakjubkan, yaitu gelembung di didalam gelembung. Gelembung merupakan sesuatu yang unik dan menakjubkan, yaitu sedikit udara yang terperangkap dalam lapisan tipis air sabun dan air berbentuk bulatan yang tepat dan indah, warna yang bisa berputar-putar membuatnya benar-benar mengherankan,  alat-alat yang digunakan cukup sederhana dan bahan yang ditambahkan mudah di dapat disekitar kita. Dalam percobaan ini bisa menggunakan fisika gelembung serta sedikit tentang volume dan elastisitas, untuk meniup gelembung dalam gelembung, dibutuhkan sedikit latihan, tetapi kita mungkin akan terkejut betapa banyak yang dapat kita hasilkan
Percobaan Membuat Bubble di dalam Bubble

Alat dan Bahan
Gula pasir 
Sabun cuci piring
Air (Aquades lebih disarankan)
Sendok
Gunting
Pipet
Gelas (266 ml) atau gelas ukur

Cara Kerja
1. Tuangkan sekitar kurang lebih 237 ml air ke dalam cangkir atau gelas, gunakan air hangat untuk hasil yang lebih baik

Percobaan Membuat Bubble di dalam Bubble

2. Tambahkan satu sendok makan gula pasir dalam air

Percobaan Membuat Bubble di dalam Bubble

3. Tambahkan dua sendok makan sabun cuci piring ke air. Gunakan sendok untuk mengaduk larutan perlahan sampai gula larut. Di sini lebih baik menggunakan air hangat karena gula akan larut lebih cepat. Hindari banyak busa di dalam air dengan mengaduknya pelan-pelan. Untuk penyimpanan bungkus dengan bungkus plastik dan biarkan selama 24 jam. Hal ini bertujuan agar bisa digunakan dengan maksimal. 

Percobaan Membuat Bubble di dalam Bubble

4. Gunakan gunting untuk memotong kurang lebih setengah inci (1 cm) dari ujung bola dari pipet plastik. Pipet ini merupakan tongkat gelembung kita.

Percobaan Membuat Bubble di dalam Bubble
5. Sangat penting untuk mencari tempat dimana permukaan yang akan kita gunakan untuk membuat gelembung nanti sangat bersih dan tidak memiliki lubang atau gundukan di atasnya. Karena jika ada lubang dan kotoran maka pembuatan gelembung akan terganggu. Itulah sebabnya juga penting bahwa semua gula dilarutkan dalam larutan sabun. Gunakan jari tangan kita untuk menyebarkan atau melapisi meja dengan sedikit larutan gelembung kurang lebih dalam radius lingkaran 8-10” (20-25 cm) di permukaan meja percobaan kita.

Percobaan Membuat Bubble di dalam Bubble

6. Celupkan ujung potongan tongkat gelembung (pipet) ke dalam larutan sabun sehingga tongkat itu dilapisi sepenuhnya. Tiup belahan gelembung ke permukaan meja yang telah dibasahi tadi. Buatlah gelembung yang cukup besar. Gula yang ditambahkan berfungsi memberikan kekuatan, fleksibilitas, dan stabilitas dinding gelembung lebih besar.  Turunkan pipet lagi dan lapisi gelembung sepenuhnya lagi dan dorong di dalam gelembung pertama. Tiup gelembung kedua pada permukaan dalam gelembung pertama. Lakukan untuk lapisan ketiga dan keempat dan seterusnya sampai sebisa mungkin.

Percobaan Membuat Bubble di dalam Bubble


7. Lakukan beberapa kali agar sampai di peroleh gelembung yang indah dan berlapis-lapis sebanyak yang kita ingingkan

Percobaan Membuat Bubble di dalam Bubble

Pembahasan
Gelembung terbentuk karena tegangan permukaan air berkurang karena sabun. Atom hidrogen dalam molekul air tertarik ke atom oksigen dalam molekul air lainnya. Mereka “menyukai” masing-masing dan mereka berpegangan erat bersama-sama. molekul sabun membantu mereka menjadi lebih “elastis” dengan membatasi dan menurunankan kekuatan tarikan. Sabun (dan gula) juga memperlambat penguapan molekul air sehingga gelembung bisa bertahan lebih lama. Mengapa gelembung bulat? Fisikawan telah menjelaskan bahwa gelembung menggunakan jumlah minimal luas permukaan untuk mengurung volume udara terjebak di dalam.

Mirip dengan cara kita melihat warna pada pelangi atau minyak licin di atas air, kita melihat warna pada gelembung karena refleksi dan refraksi gelombang cahaya  dari permukaan lapisan yang didalam dan diluar dinding gelembung. Warna-warna pelangi dan garis-garis gelap yang kita lihat adalah hasil dari bagaimana panjang gelombang cahaya bercampur setelah mereka meninggalkan permukaan gelembung. Kita tentu saja tidak dapat benar-benar mewarnai gelembung karena dinding hanya sedikit molekul tebal. Namun, gelembung dapat mencerminkan warna dari sekitarnya.

Gelembung biasa sering meledak ketika mereka  kontak dengan apa saja. Mengapa? musuh terburuk gelembung ini adalah minyak, kotoran, dan gravitasi. Sebuah “gula” gelembung akan bertahan lama di permukaan jika permukaan bebas dari minyak atau kotoran partikel yang biasanya akan menerobos atau melarutkan lapisan sabun. Gravitasi kurang berpengaruh karena laisan bergerak dan air dalam gelembung ke bawah sehingga lapisan akan lebih tipis dan lebih tipis di atas dan akhirnya tidak bisa ditahan terus bersama-sama.

Ketika kita meniup gelembung dalam gelembung, kita mungkin melihat gelembung luar memperluas sedikit. Ketika kita meniup kedalam gelembung yang lebih dalam, volume udara dalam gelembung luar adalah tetap dan menjadi terkompresi oleh gelembung di bawahnya.  Tambahan udara tidak hanya menyebabkan penciptaan gelembung yang baru, tetapi juga memaksa gelembung luar untuk memperluas untuk mengakomodasi volume gelembung didalamnya juga. Berkat sabun dan larutan gula manis, ikatan hidrogen dalam air cukup elastis untuk memungkinkan peningkatan volume dan tekanan

Sebuah faktor yang sangat penting dari pembuatan larutan gelembung air. adalah penggunaan air yang berkualitas baik, air yang tidak mengandung kadar besi dangan kadar tinggi atau mineral lainnya atau bahkan bahan kimia lainnya, karena itu paling baik adalah dengan menggunakan aquades

No comments:

Post a Comment